Minggu, 31 Juli 2011

KEKUATAN DOA


Tiada  ibadah yang lebih utama bagi lidah setelah membaca Al Qur'an selain dari zikrullah dan menyampaikan segala kebutuhan melalui doa yang tulus kepada Allah. Oleh karena itu doa juga mengandung pengertian meminta, memohon, mengajukan dan mengadukan setiap persoalan dan keinginan hatinya kepada Allah SWT dengan segala kerendahan hati dan penuh pengharapan untuk segera dikabulkan.

Maka tanamkan dalam hati bahwa ada hal penting yang wajib terpenuhi bagi orang yang berdoa, yaitu:

Rasa tawadhu dan kerendahan hati, suara yang penuh kelembutan sehingga merasakan dalam setiap munajatnya ingatan yang kuat bahwa Allah Zat yang Maha Perkasa dan Maha Mengetahui segala keinginan dan kehendak hamba-Nya. Dalam hadis qudsi diungkapkan: "Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla berfirman, "Aku beserta hamba-Ku selagi dia mengingat-Ku dan kedua bibirnya bergerak-gerak menyebut-Ku," (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Berdoa dengan rasa takut, penuh pengharapan dan keyakinan bahwa Allah akan mengabulkan segala permohonannya. Allah berfirman, "Dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan sungguh-sungguh (berharap akan diterima). Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik," (QS Al A'rof: 56).

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berdoa, yaitu mencari waktu ijabah, seperti: Seusai salat fardhu, "Ditanyakan orang kepada Rosulullah: Ya Rosulullah doa manakah yang sangat didengar oleh Allah? Rosulullah SAW menjawab: yaitu doa di tengah malam dan setelah selesai salat fardhu," (HR. At-Tirmidzy).
Ahmad Shonhaji

Tidak ada komentar: